Sabtu, 01 Desember 2012


Yang telah lama kita perjuangkan

Sesaat, aku menatapmu lekat-lekat
Menatap kita yang semakin menjauh
Sejauh ini kau bawa aku melangkah
Selama ini kau tentukan arah
Tapi, kau biarkan aku membeku dalam waktu

Apakah yang kuperjuangkan hanyalah terlihat semut kecil di pelupuk matamu?
Apakah yang telah kukorbankan hanyalah secuil kebahagiaan bagimu?
Siapa aku di matamu?
Hingga begitu sulit kau lepaskan aku dari jeratanmu

Ketika perpisahan adalah pilihan
Sadarkah ada aku yang diam-diam harapkan penyatuan?
Ketika tak ada lagi yang mampu diselamatkan
Sadarkah masih ada aku yang lakukan perjuangan?

Aku tak ingin mundur selangkahpun
Kita sudah berjalan terlalu jauh
Rasa yang kupunya terlalu dalam
Jika masih bisa perjuangkan segala
Mengapa harus tentukan perpisahan sebagai akhir?

Bukankah doa-doa kita masih saling berpeluk?
Bukankah sujud dan rapalan doa kita masih begitu manis?
Inginkah semua berakhir dengan begitu cepat?

Tataplah aku…
Yang masih inginkan kamu jadi sebab tawa dan tangisku
Lihatlah aku…
Dan mari lanjutkan yang telah lama kita perjuangkan

Aku tidak rindukan kamu
Aku hanya rindukan kita yang dulu. 

2 komentar: